Plafon rumah minimalis

Plafon menjadi bagian yang cukup penting bagi rumah minimalis. Meskipun penempatannya tidak secara langsung berada di depan mata, namun elemen ini tidak dapat diremehkan keberadaannya. Fungsi plafon pun sangat banyak, yakni untuk menjaga kebersihan rumah, mencegah lantai kotor akibat genteng bocor, hingga menambah keindahan ruangan.

Table of Contents

Manfaat menggunakan atap plafon

Pixabay.com

Sebelum membahas beberapa inspirasi plafon yang sangat cocok bagi rumah minimalis, kita akan membahas lebih dahulu apa saja manfaat yang bisa didapatkan jika anda menggunakannya. Kesempatan kali ini akan membahas 3 manfaat utama saja:

  1. Mencegah kebocoran

Fungsi pertama plafong yakni mencegah kebocoran genteng yang dapat mengotori lantai rumah atau merembes hingga meninggalkan flek ke dinding ruangan. Kebocoran demikian tentu membuat tampilan rumah menjadi jelek dan mengharuskan perbaikan yang tentu membutuhkan uang.

Oleh karenanya, memasang plafon sesungguhnya juga merupakan salah satu langkah untuk menghemat anggaran biaya perbaikan rumah.

  1. Membuat ruangan lebih indah

Seiring berjalannya waktu, plafon semakin mempunyai banyak pilihan bentuk dan material. Jika sebelumnya hanya dikenal plafon yang terbuat dari bahan gypsum, kini sudah lahir inovasi plafon dari kayu triplek, kayu jati, hingga kombinasi asbes. Ragam jenis ini tentu membuat pilihan harga plafon menjadi lebih beraneka, anda dapat menyesuaikannya dengan budget yang tersedia.

  1. Area kreasi sang pemilik rumah

Manfaat terakhir pada pembahasan kali ini yang tidak kalah pentingnya ialah plafon sebagai salah satu area kreasi bagi pemiliknya. Seiring dengan keanekaragaman plafon pada rumah minimalis, banyak orang menginginkan tipe yang anti-mainstream dan jika perlu unlimited edision.

Biasanya mereka mendesain sendiri bentuk plafon atau membuat permintaan khusus kepada desainer. Namun hal demikian tidak wajib. Apabila anda lebih menyukai membeli barang yang simple dan langsung bisa dipasang secepatnya, langsung membeli jadi pun tidak masalah.

Tips memilih plafon bagi rumah minimalis, agar tidak menyesal

Setelah mengetahui gambaran manfaat plafon bagi rumah minimalis, kini kita beranjak ke pembahasan tips-tips penting yang perlu dilakukan sebelum membeli dan memasang plafon.

Bagi anda yang masih pemula, langkah-langkah dibawah ini sangat penting untuk menghindarkan diri dari penyesalan di kemudian hari.

  1. Menganalisa kebutuhan ruangan

Langkah pertama, lakukan analisa terlebih dahulu mengenai ruangan mana saja yang akan dipasang atau keseluruhan. Anda dapat mengukur ketinggian bangunan, konsep yang akan dibentuk pada rumah dan deskripsi-deskripsi lainnya.

Jika anda sudah mengenal ruangan tersebut dengan baik, anda akan lebih mudah dalam memilih plafon yang tepat karena sudah terdapat gambaran akan memasang atap dengan konsep apa.

  1. Mempelajari kelebihan dan kekurangan material-material plafon

Pixabay.com

Tips yang kedua yaitu mencari informasi dan mengenali kelebihan serta kekurangan dari berbagai jenis material plafon. Langkah ini dibutuhkan agar anda dapat menyesuaikan kekuatan plafon bagi ruangan, demikian aspek-aspek lainnya juga.

Misalkan saja seperti plafon berbahan triplek yang banyak digemari orang karena bahannya ringan, murah di kantong, mudah didapatkan, serta mudah pula untuk dipasang. Meskipun tipis dan ringan, plafon masih cukup kuat apabila di pasang di rumah minimalis yang umumnya lebih stabil. Namun di sisi lain, triplek biaya membutuhkan pengecetan atau dekorasi ulang dahulu sebelum difungsikan sebagai plafon agar nampak lebih menarik/

Adapun material gypsum yang sudah umum digunakan sebagai bahan plafon pada berbagai bangunan dan rumah minimalis memiliki kelebihan lain yakni mudah didekorasi dan dibentuk sesuai keinginan, lebih kuat serta tahan terhadap api, dan terakhir mudah diperbaiki.

Selain itu, rekomendasi jenis plafon yaitu tipe GRC yang memiliki sifat kuat, dan menurunkan kelembaban ruangan. Tipe ini banyak digunakan untuk ruangan dapur atau kamar mandi.

Jadi, berencana memilih yang mana?

  1. Memilih warna plafon yang netral

Ada keuntungan tersendiri yang akan didapatkan apabila memilih warna netral pada plafon. Salah satunya, anda tidak perlu mengganti cat plafon semisal ingin mengganti warna dinding atau konsep rumah. Selain kemudahan tersebut, plafon berwarna netral juga menambah tampilan elegan dan simple pada ruangan.

Adapun tips sederhana memilih cat plafon netral yakni plafon putih cocok bagi ruangan berwarna terang atau pastel, adapun plafon hitam kurang cocok untuk ruangan berwarna terlalu terang atau pekat.

  1. Mempersiapkan sirkulasi udara di rumah

Ketika anda memasang plafon, secara otomatis ketinggian ruangan rumah akan terpotong. Apabila tak mempersiapkan sirkulasi udara di rumah dengan baik, maka ruang tersebut dapat terasa pengap dan panas. Tentu kondisi tersebut akan membuat kita tak nyaman bahkan tidak betah berada di rumah.

Oleh karenanya, memasang jendela yang memadai sebagai jalan keluar masuknya udara sangat dibutuhkan, bahkan bila perlu menambahkan frosted window. Jendela mode tersebut akan berfungsi sebagai fentilasi atas ruangan sehingga lebih nyaman dan plafon sendiri tidak lembab.

  1. Dikerjakan oleh tukang berpengalaman

Tips terakhir sebelum memasang plafon di rumah ialah mencari pemilik jasa pemasangan plafon yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya. Memastikan pekerjaan diselesaikan dengan sebaik mungkin juga tidak kalah pentingnya. Pemasangan yang keliru atau tidak tepat bisa membahayakan penghuninya, misalkan saja tiba-tiba roboh atau rusak. Bukannya kemudahan, justru kerugian yang didapatkan.

Scroll to Top