Berpikir tentang karir seorang PNS, sering kali yang muncul dalam benak adalah gaji yang berlimpah. Meskipun sudah umum diketahui bahwa gaji utama PNS standar saja, namun dengan tambahan tunjangan, pekerjaan ini cukup menggiurkan. Kementerian Keuangan adalah salah satu badan yang banyak diminati. Lalu bagaimana dengan gaji kementerian keuangan? Berikut ini adalah info besaran gaji, tunjangan dan juga informasi terkait.

Table of Contents

Mengenal Istilah Tunjangan

Sebelum membahas jauh tentang gaji, perlu diketahui bahwa nilai gaji dan tunjangan yang tertulis pada artikel ini bisa saja mengalami perbedaan. Namun, setidaknya nilai ini bisa dijadikan patokan betapa besarnya gaji dan tunjangan yang akan didapat oleh PNS di badan kementerian yang satu ini. Dalam hal ini, perlu diketahui bahwa besaran gaji PNS tidak jauh berbeda dengan UMK (Upah Minimum Kerja). Bahkan bisa dianggap gaji PNS dirasa standar.

Namun yang menarik dari karir ini adalah tunjangan yang akan didapat. Tunjangan sendiri adalah tambahan pendapatan di luar gaji yang diberi untuk menunjang kinerja. Dalam karir PNS, dana tambahan ini diberi demi meningkatkan kesejahteraan dan kinerja pekerja dalam mengemban tugasnya. Hal inilah yang menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para calon PNS. Tunjangan yang bermacam dan jumlah yang besar dirasa sangat menggiurkan.

Jenis Tunjangan untuk Pegawai Negeri Sipil

Gaji kementerian keuangan sendiri tidak akan jauh dengan gaji standar PNS lainnya. Namun, dengan berbagai macam tunjangan nilai gaji tersebut bisa berlipat. Tunjangan sendiri terdiri dari berbagai macam jenis. Ada tunjangan beras, yang seperti namanya untuk beli beras atau kebutuhan pangan. Ada juga tunjangan umum, tunjangan anak istri dan tunjangan jabatan. Tunjangan jabatan terdiri dari struktural TNI, Polri, PNS, fungsional dan tunjangan kinerja.

Setiap jenis tunjangan tersebut memiliki tujuan dan nilai yang berbeda. Dalam hal ini, tunjangan umum dan anak istri akan berbeda satu sama lainnya. Begitu juga dengan jenis tunjangan jabatan pada lembaga tertentu, seperti TNI dan Polri. Pada dasarnya, semakin tinggi tingkat dan jabatan Anda pada suatu lembaga, maka semakin tinggi tunjangan yang akan di dapat beserta dengan besaran gaji berdasar dengan golongan.

Tunjangan Di Kementerian Keuangan Sesuai Kelas Jabatan

Seperti yang disampaikan sebelumnya, jumlah tunjangan yang akan Anda dapat bergantung dengan capaian kinerja pegawai. Ditambah dengan gaji kementerian keuangan, nilai pendapatan akhir sangat menggiurkan. Pada dasarnya, setiap orang akan mendapat tunjangan yang berbeda. Hal ini bisa berkaitan dengan jabatan, pencapaian, kondisi keluarga, dan lain sebagainya. Karena itu, artikel ini akan bahas tunjangan kinerja di Kemenkeu.

Tunjangan kinerja atau tukin Kemenkeu, menurut Perpres nomor 156 2014 akan dihitung sesuai dengan capaian kinerja. Di Kemenkeu, tukin ini terbagi menjadi 27 tingkatan. Dimana semakin tinggi jabatan PNS di Kemenkeu, semakin tinggi pula tukin yang akan didapat. Untuk level jabatan terendah (kelas jabatan 1) saja bisa dapat tukin sebesar 2,5 juta. Jika memang demikian, tunjangan yang diberikan oleh kementerian ini menggiurkan.

Semakin lama Anda bekerja dan tingkat kompetensi Anda semakin baik, maka kelas ini bisa semakin naik. Dengan begitu tunjangan akan semakin tinggi. Untuk kelas jabatan 9 besaran tukin mencapai 4 juta, kelas jabatan 25 mencapai 36 juta. Dan yang paling tinggi pada jabatan 27, tunjangan kinerja yang akan didapat bisa mencapai total 47 juta rupiah. Tidak heran jika gaji kementerian keuangan sangat dicari – cari.

Penempatan Golongan Dan Peringkat Jabatan

Menurut peraturan menteri keuangan No. 241 tahun 2015, penempatan golongan dan juga peringkat jabatan sudah tertulis dalam mekanisme yang dibuat. Peraturan tersebut sebutkan bahwa penetapan didasarkan pada kompetensi teknis, pendidikan, pangkat dan juga formasi jabatan pekerja. Jadi, semakin tinggi pendidikan, golongan kerja dan jabatan seseorang, maka akan hasilkan peringkat jabatan yang setara juga.

Sebagai contoh, PNS yang berada di golongan 3 dengan pendidikan SI akan mendapat peringkat jabatan 8. Golongan II lulusan SMA/SMK akan berada di kelas 4. Sedangkan lulusan S1 dengan jabatan ajudan menteri (jabatan lebih tinggi) dapat peringkat kelas jabatan 12. Sedangkan gaji pokok akan bergantung dengan golongan dan lama kerja atau yang juga disebut dengan masa kerja golongan (MKG) dari 1 – 27 tahun.

Gaji PNS Di Golongan I

Golongan I ini dikaitkan dengan PNS yang merupakan lulusan SD dan SMP. Gaji kementerian keuangan pada golongan ini terbagi menjadi 4 sub golongan, dengan nominal gaji yang berbeda satu sama lainnya. Untuk golongan Ia : pendapatan PNS berkisar 1,5 juta hingga 2,3 juta. Golongan Ib : Rp 1,7 juta hingga 2, 4 jutaan. Untuk PNS golongan Ic. akan dapat gaji sekitar 1,7 juta hingga 2,5. Dan golongan D dari 1,8 hingga 2,6 juta.

Gaji PNS Di Golongan II dan III

Sedangkan golongan 2 adalah untuk para PNS dengan pendidikan lulusan SMP dan D-III. Gaji yang akan di dapat berkisar dari terendah 2 jutaan hingga 2,4 juta. Sedangkan pada angka tertinggi, gaji yang didapat golongan IIa adalah 3,3 juta dan IId mencapai 3,8 juta. Untuk golongan III, akan diberikan untuk lulusan S1 atau S3. Gaji yang diberikan bervariasi dengan angka terendah 2,5 juta dan tertinggi 4,8 jutaan.

Gaji PNS Di Golongan IV

Jika diperhatikan, golongan II dan III saja sudah punya gaji yang cukup memuaskan. Sedangkan untuk para penjabat yang sudah lama bekerja dan berada pada kursi yang lebih tinggi, golongan ini adalah tempat mereka. Masa kerja yang dimiliki bisa mencapai 27 tahun. Gaji kementerian keuangan golongan ini dimulai dari nilai terendah sebesar 3 juta. Sedangkan untuk golongan IVe gaji bernilai 3,5 juta – 5,9 jutaan.

Bisa disimpulkan bahwa gaji fantastis yang didapat oleh PNS di kementerian Keuangan, tidak lain adalah efek tunjangan yang besar. Untuk kelas jabatan terendah saja, tunjangan yang didapat bisa mencapai 2,5 juta. Dan yang tertinggi bisa mencapai 41 juta rupiah. Tidak salah jika peminat pelamar sangatlah tinggi. Jika Anda salah satunya, gunakan bimbel STAN agar berhasil masuk PKN STAN. Dengan begitu, jalan untuk menjadi PNS bisa semakin mudah dan mulus.