Cara mengetahui hosting website yang dimiliki orang lain bukanlah hal yang sulit. Anda bisa melakukannya sendiri. Dan cukup beberapa menit saja, informasi tersebut akan terkumpul seperti harapan.

Masalahnya, cara ini hanya berlaku ketika pemiliknya tidak menggunakan tambahan proteksi. Contohnya ialah meminta provider untuk menambahkannya dengan alasan privasi.

Apabila terdapat proteksi, mau tidak mau Anda perlu menjalin komunikasi dengan pemiliknya. Itupun belum tentu berhasil. Kecuali jika Anda sudah berteman akrab dengannya.

Tujuan Memeriksa Hosting Website Orang

Bukanlah sebuah pelanggaran untuk mengetahui layanan hosting yang digunakan oleh orang lain. Pencarian informasi dilakukan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih layanan. Tentunya setelah melihat kecepatan situs sekaligus bagusnya layanan yang ditandai dengan jarang mengalami down.

Layanan seperti ini selalu menjadi idaman dari pemilik website. Pasalnya, layanan ini sangat mempengaruhi pada performa situs. Ketika layanannya bagus, situs mudah rangking sehingga mampu menjaring visitor sangat besar.

Ketika visitornya membludak, pemilik situs bisa melakukan apapun. Praktis, pekerjaannya menjadi lebih ringan. Contohnya ialah ingin mengkonversi kunjungan menjadi pembeli.

Dengan memudahkan proses pembelian, bisnis online bisa mendapatkan pelanggan. Dan ini bisa ditingkatkan setiap bulan. Akhirnya, omzet penjualan naik dan bisnis akan mengalami kemajuan.

Apa Saja yang Perlu Diperiksa?

Ada beberapa hal yang akan diperiksa oleh pencari informasi hosting. Secara umum, pemeriksaan ini meliputi:

  1. Lokasi Server

Mengetahui di mana letak server itu sangatlah penting. Pasalnya, sever inilah yang akan memberikan respons terhadap permintaan user.

Server yang dekat dengan user tentu menawarkan pengiriman file lebih cepat. Sebaliknya jika letaknya jauh, pengirimannya akan terlambat. Contohnya ialah bila Anda menargetkan user dari Indonesia, tentu server yang bermarkas di Indonesia jauh lebih baik ketimbang menyewa dari luar negeri.

  1. Paket Hosting

Penyedia hosting menawarkan beragam jenis paket yang bisa dimanfaatkan oleh penggunanya. Jenisnya berupa shared hosting, VPS dan lain sebagainya.

Anda bisa meniru jenis hosting yang digunakan di website lain. Tentunya setelah melihat stabilnya website tersebut. Padahal, website tersebut mendapat ribuan traffic per hari.

Jika hosting yang digunakan bertipe shared hosting, tentu ini sangat bagus. Karena hosting seperti ini ditawarkan dengan biaya yang lebih murah.

  1. Provider Hosting

Stabilnya layanan ini membuat orang kepincut untuk menggunakannya. Dan ini menimbulkan rasa penasaran mengenai siapa penyedia layanan tersebut.

Mengetahui providernya akan membantu dalam pengambilan keputusan. Contohnya ialah membeli hosting dan domain di provider tersebut. Alasannya, reputasi sangat baik dan layanannya membanggakan.

Intinya, semuanya berkaitan dengan reputasi dan unggulnya layanan tersebut. Anda bisa mempercayakan hosting ini pada penyedia tersebut. Bahkan, Anda akan menemukan paket hosting murah yang bisa diandalkan untuk situs.

Cara Memeriksa Hosting Website Orang

Alasan seseorang memeriksa hosting milik orang tidak lain untuk dijadikan sebagai bahan rujukan. Dan cara mengetahui hosting website ini bisa diterapkan dengan mudah. Tentunya berbekal alamat website dan tools. Di antara tools dan cara menggunakannya adalah sebagai berikut.

  1. Melalui Whois.com

Ini merupakan situs yang mana menawarkan pemeriksaan terkait hosting yang dipakai oleh website. Cara menggunakannya sangatlah mudah. Anda hanya perlu membuka halaman whois.com.

Setelah terbuka, gunakan kolom pengecekan di halaman depan. Masukkan nama domain dari situs yang akan diperiksa. Setelah itu, tekan search dan tunggu beberapa detik.

Dari sini, Anda akan menemukan sejumlah informasi yang Anda perlukan. Di antaranya ialah pemilik situs, hosting yang digunakan, kontak teknisinya dan lain sebagainya.

  1. Melalui Hostadvice.com

Website kedua yang membantu Anda dalam pemeriksaan status hosting ini terbilang lebih lengkap. Anda bisa mengunjunginya, lantas masuk ke tools dan whois.

Anda tinggal memasukkan nama domain serta menekan menu temukan. Tools ini akan memprosesnya serta menjelaskan keseluruhan informasi yang berkaitan dengan hosting.

Di antara informasinya ialah nama penyedia web hosting, alamat IP, lokasi server, name server, info domain dan lain sebagainya.

Anda juga bisa mengetahui status dari shared hosting. Contohnya ialah apakah layanan ini sudah digunakan berapa pengguna. Semuanya akan ditampilkan sehingga Anda bisa memutuskannya.

Jika Anda ingin informasi lebih akurat dan lengkap, opsi kedua bisa digunakan. Setelah menemukannya, Anda tinggal meniru apa yang dilakukan pemilik website. Yakni menyewa hosting di provider tersebut.

Nah, cara mengetahui hosting website ini sangat pas untuk digunakan untuk bahan pertimbangan dalam memilih layanan. Ini bisa digunakan untuk memuluskan rencana pembuatan website baru ataupun memindahkan website lama ke hosting baru yang lebih stabil.