Pakaian adat merupakan salah satu kekayaan budaya yang wajib dilestarikan. Pakaian adat ini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh saja, tetapi pakaian adat ini memiliki jejak sejarah, pemikiran serta keyakinan yang melambangkan hukum serta norma adat yang berlaku.

Pakaian adat ini juga mencerminkan suatu kelompok sosial tertentu. Untuk setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai pakaian adat masing-masing. Begitu juga dengan provinsi Riau yang juga mempunyai baju adat. Namun baju adat Riau sendiri terbagi menjadi lima. Dibawah ini adalah jenis baju adat Riau sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

1. Pakaian keseharian

Pixabay.com

Seperti kita tahu bahwa pakaian keseharian ini adalah pakaian yang digunakan sehari-hari baik untuk bermain,berladang, bertani, melaut maupun untuk kegiatan keseharian di rumah. Berdasarkan jenjang usianya, pakaian keseharian ini dibedakan menjadi beberapa tingkatan yaitu pakaian anak, pakaian dewasa, serta pakaian orang tua.

Untuk pakaian pria anak yang masih kecil dinamakan dengan baju monyet. Berikutnya apabila anak tersebut sudah semakin besar mulai mengenakan baju teluk belanga ( baju cekak musang ). berikutnya untuk pakaian anak perempuan menggunakan baju kurung yang mempunyai motif bunga-bunga satu corak.

Bagi pria yang sudah dewasa maka pakaian yang dikenakannya berubah menjadi baju kurung cekak musang atau teluk belangan tulang belut. Baju ini dilengkapi dengan sesamping berupa sarang  labuh, baju kebaya pendek serta baju kurung tulang belut.perekat dan kopiah atau ikat kepala. Sementara itu pakaian yang dikenakan oleh wanita yang sudah dewasa berupa baju kurung labuh, baju kebaya pendek, serta baju kurung tulang belut.

Pakaian yang digunakan oleh pria setengah baya dalam adat Riau disebut dengan baju kurung tulang belut. Dan untuk wanita setengah baya menggunakan baju kurung tulang belanga, kebaya laboh, serta kebaya pendek. Kebaya ini biasa dipakai ketika akan pergi ke ladang ataupun ketika dirumah.

2. Pakaian Resmi ( Formal )

Pakaian resmi merupakan baju yang digunakan ketika menghadiri acara pertemuan yang diselenggarakan oleh pihak kerajaan atau pemerintah daerah. Baju resmi yang dipakai oleh pria yaitu baju kurung cekak musang. Baju ini terbuat dari kain yang berkualitas seperti kain sutra dan kain satin yang dilengkapi dengan kopiah serta kain samping yang dibuat dari bahan pilihan antara lain kain songket dan tenun.

Dan untuk pakaian resmi yang diekakan wanita dewasa yaitu berapa kebaya laboh serta baju kurung cekak musang yang dibuat dari kain songket atau kain pilihan lain.

3. Pakaian Upacara Adat

Jamuan dulu baju adat Riau ini hanya dipakai oleh pihak kerajaan yang ada di Bumi Melayu. Baju adat ini dipakai saat upacara penyambutan tamu, upacara penobatan raja, upacara pelantikan menteri, orang besar kerajaan serta datuk-datuk, dipakai pada saat upacara menjunjung duli, upacara penerimaan anugerah dan baju adat ini juga dipakai penerimaan persembahan dari rakyat dan negeri sahabat.

Utnuk tata cara pemakaian baju adat riau ini dibedakan menjadi beberapa kelompok, diantaranya pakaian acara pernikahan, pakaian upacara adat, pakaian melayu sebagai mempelai pengantin, serta pakaian ulama dan upacara keagamaan.

4. Pakaian Upacara Pernikahan

Dalam upacara pernikahan, pria di Riau menggunakan baju kurung cekak musang atau baju kurung teluk belanga. Baju ini dilengkapi dengan kain samping yang mempunyai motif serupa dengan celana serta baju. Untuk aksesorisnya menggunakan destar sebagai mahkota, sepat runcing di bagian depan, serta keris hulu burung serindit pendek yang diselitkan pada sebelah kiri.

Untuk pakaian pria pengantin yang dipakai pria Melayu kepulauan atau pesisir dengan pria melayu daratan tidak mengalami perbedaan, kecuali yang dipakai di daerah Lima koto kampar. Didaerah ini baju pengantinnya mempunyai bentuk baju terusan panjang sampai ke mata kaki atau disebut juga dengan jubah.

Selanjutnya pakaian adat yang dipakai oleh pengantin perempuan memiliki berbagai macam variasi tergantung dengan kegiatan apa yang dilaksanakan. Pada saat upacara malam berinai, calon pengantin memakai baju kurung teluk belanga. Sedangkan ketika melakukan upacara barandam , wanita di Riau menggunakan baju kurung kebaya atau kebaya pendek. Untuk bagian rambutnya disusun membentuk sanggul yang dihiasi dengan bunga-bunga.

5. Pakaian Upacara Keagamaan

Pixabay.com

Ketika akan melakukan upacara keagamaan adat Riau maka pakaian yang dikenakan pria tua dan pria muda yaitu pakaian yang berbentuk cekak musang atau baju kurung Teluk belanga. Baju adat ini dilengkapi dengan songkok, kain samping yang berasal dari kain pelekat atau kain tenunan.

Untuk sistem dalam pemakaian baju adat riau terdapat dua macam yaitu bajau dagang dalam serta baju dagang luar.

Pakaian adat Riau kebanyakan tertutup dan panjang, ini merepresentasikan nilai kesopanan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Riau. Model dari baju adat Riau ini sederhana, hal ini menjadikan pakaian ini erat kaitannya dengan gaya pakaian kemelayuan.Corak khas dari baju adat Riau ini juga memiliki kesamaan yang erat dengan tradisi Melayu.

Sampai dengan saat ini masyarakat Riau masih menjaga budaya adat tersebut. Mereka masih menggunakan baju adat Riau dalam melakukan upacara adat atau perayaan tertentu. Dan jika kamu ingin baju adat ini dibuat menjadi lebih modern, sekarang kunjungi jasa jersey printing dan kamu pesan jersey dengan nuansa khas baju adat riau.